Generator hreflang dan pemeriksa
Daftarkan versi bahasa sebuah halaman, dan alat ini membuat set hreflang timbal balik yang lengkap dalam tiga format: tag untuk <head>, sitemap XML dan header HTTP. Tab pemeriksa menemukan kesalahan di markup yang sudah ada: kode usang “in”, id_ID dengan garis bawah, URL relatif, duplikat.
—
HTML — di <head> setiap versi
Sitemap XML
Header HTTP — untuk PDF dan file non-HTML lainnya
Pilih satu metode. Bagi Google, tag, sitemap dan header setara; markup tidak perlu digandakan, dan ketidakcocokan antarmetode hanya membingungkan mesin pencari.
—
| Baris | hreflang | URL | Status |
|---|
Semua dihitung di browser Anda — data yang Anda masukkan tidak dikirim ke mana pun.
Cara memakai
- Jelaskan struktur situsMasukkan domain, path halaman dan letak versi — subfolder atau subdomain. Pilih set bahasa atau tambahkan baris secara manual.
- Periksa kode dan URLAlat ini menandai “in”, id_ID, negara tanpa bahasa, duplikat dan URL relatif, lalu menyarankan nilai yang benar.
- Salin satu formatTag dipasang di <head> setiap versi, sitemap di file sitemap Anda, header HTTP untuk PDF dan file lain. Setnya sama untuk semua versi.
- Periksa halaman yang sudah tayangTempel HTML-nya di “Periksa halaman”: alat mengambil tautan, menemukan kesalahan dan memindahkan set yang sudah dikoreksi ke generator.
Apa itu hreflang dan mengapa diperlukan
hreflang memberi tahu mesin pencari bahwa sebuah halaman punya versi dalam bahasa lain atau untuk negara lain. Google memakai tautan ini untuk menampilkan versi yang tepat kepada setiap pengguna: penutur bahasa Indonesia mendapat /harga, penutur bahasa Inggris mendapat /en/pricing. hreflang bukan faktor peringkat: ia membantu memilih URL mana yang ditampilkan.
Google mendukung tiga metode markup yang setara:
Nilai atributnya adalah kode bahasa ISO 639-1, opsional diikuti kode negara ISO 3166-1 alpha-2 setelah tanda hubung: id, id-ID, en-SG. Nilai khusus x-default menandai halaman untuk pengguna lainnya: pemilih bahasa atau versi utama.
Situs dengan satu bahasa dan satu pasar tidak memerlukan hreflang. hreflang diperlukan jika halaman yang sama punya beberapa varian: terjemahan, versi regional dengan harga dan mata uang berbeda, atau versi berbahasa Inggris khusus untuk pasar Indonesia dan Singapura.
Cara memasang hreflang dengan benar
Timbal balik dan rujukan ke diri sendiri
Aturan utama dalam dokumentasi Google: tautan harus timbal balik. Jika versi Inggris menautkan ke versi Indonesia, versi Indonesia juga harus menautkan kembali; jika tidak, markup bisa diabaikan. Setiap versi juga mencantumkan dirinya sendiri. Cara paling sederhana adalah memasang set lengkap yang sama di setiap versi — persis yang dibuat generator ini.
Kode
- Bahasa Indonesia adalah
id, bukanin. Kodeinsudah ditarik dari ISO 639 sejak 1989, tetapi masih muncul di sistem lama, misalnya locale Java. Di hreflang gunakanidatauid-ID. - Bahasa selalu wajib; negara hanya bersama bahasa.
hreflang="SG"salah — gunakanen-SG. Perhatikan juga bahwaIDdengan huruf kapital tetap dibaca sebagai bahasa Indonesia, bukan negara Indonesia. - Pemisahnya tanda hubung.
id_IDmuncul di locale perangkat lunak dan diog:locale, tetapi di hreflang yang benar adalahid-ID. - Bahasa tanpa negara berfungsi sebagai cadangan untuk semua negara. Jika Anda punya
en-IDdanen-SG, tambahkanenuntuk penutur bahasa Inggris di negara lain. Untuk situs yang hanya menyasar Indonesia,idsaja biasanya cukup.
hreflang dan canonical
Setiap versi bahasa harus canonical ke dirinya sendiri. Kesalahan umum adalah mengarahkan rel="canonical" semua terjemahan ke halaman bahasa Inggris: itu menyatakan terjemahan sebagai duplikat, dan mesin pencari mungkin tidak menampilkannya. Canonical mengarah ke halaman dalam bahasa yang sama; hreflang menjelaskan hubungan antarbahasa. URL di hreflang harus sama dengan URL canonical: tanpa parameter tambahan, protokol dan garis miring akhir yang sama.
URL
Gunakan URL lengkap dengan protokol dan domain: https://example.com/en/, bukan /en/. Versi boleh berada di domain berbeda (example.co.id, example.sg) — hreflang berfungsi lintas domain. Halaman dalam set harus merespons 200 dan tidak boleh diblokir dari pengindeksan.
Struktur situs multibahasa dan pemilihan URL
Google mengandalkan hreflang. Bing secara historis menyarankan atribut HTML lang atau meta tag content-language serta struktur URL yang jelas, dan memberi bobot lebih kecil pada hreflang. Dalam praktik, pasang atribut lang sekaligus hreflang.
Domain negara, subdomain atau subfolder
Panduan Google untuk situs multiregional dan multibahasa membandingkan pilihannya seperti ini:
- Domain negara (
example.co.id,example.sg) — sinyal negara paling jelas, tetapi setiap domain harus dibeli, dikelola dan dikembangkan terpisah. - Subdomain (
en.example.com) — mudah di-hosting terpisah; kaitannya dengan situs utama kurang jelas bagi pengguna. - Subfolder (
example.com/en/) — paling mudah dikelola: satu host, riwayat domain bersama. Untuk SaaS biasanya pilihan paling praktis. - Parameter URL (
?lang=en) tidak disarankan Google: sulit mengetahui versi mana yang dilihat pengguna.
Apa pun pilihannya, jangan mengalihkan pengguna secara otomatis berdasarkan IP atau bahasa browser. Crawler bisa tidak pernah melihat versi lain, dan orang bisa tidak sampai ke versi yang mereka inginkan. Tampilkan pemilih bahasa yang terlihat jelas dan biarkan hreflang mengarahkan mesin pencari ke URL yang tepat.
Kesalahan umum hreflang
- Tidak ada tautan balik. Markup hanya dipasang di versi utama — versi lain tidak menautkan kembali.
- Tidak ada rujukan ke diri sendiri. Halaman mencantumkan semua versi kecuali dirinya.
- Kode tidak valid:
inuntuk bahasa Indonesia,id_ID, negara tanpa bahasa, kode tiga huruf sepertiind. - URL relatif, atau URL dengan parameter pelacakan dan #fragmen.
- Canonical ke bahasa lain. Terjemahan dinyatakan sebagai duplikat versi utama.
- Versi diblokir dari pengindeksan di robots.txt atau dengan noindex — tautan mengarah ke halaman yang tidak bisa dipakai mesin pencari.
- Satu kode, dua URL. Dua URL berbeda dengan
hreflang="id"dalam satu set. - Halaman belum diterjemahkan. Versi Indonesia yang isinya masih bahasa Inggris adalah duplikat, bukan versi bahasa.
- Markup di beberapa tempat yang tidak cocok: satu set di HTML, set lain di sitemap.
Sumber
- Google Search Central. Memberi tahu Google tentang versi halaman yang dilokalkan — developers.google.com/search/docs/specialty/international/localized-versions.
- Google Search Central. Mengelola situs multiregional dan multibahasa — developers.google.com/search/docs/specialty/international/managing-multi-regional-sites.
- ISO 639-1:2002. Codes for the representation of names of languages — Part 1: Alpha-2 code; registri — loc.gov/standards/iso639-2.
- ISO 3166-1. Codes for the representation of names of countries — iso.org/iso-3166-country-codes.html.
- RFC 5646 (BCP 47). Tags for Identifying Languages. IETF, 2009.
- Sitemaps.org. Sitemap protocol — sitemaps.org/protocol.html.
- Bing Webmaster Blog. How to optimize your content for search in multiple languages and regions — blogs.bing.com/webmaster.
Pertanyaan umum
Bagaimana cara memasang hreflang?
Di setiap versi bahasa, tambahkan set lengkap tag link rel="alternate" dengan hreflang: ke semua versi termasuk halaman itu sendiri, dan opsional x-default. Kodenya bahasa ISO 639-1, opsional dengan negara ISO 3166-1 setelah tanda hubung; URL harus absolut. Generator ini membuat set tersebut secara otomatis.
Apa itu x-default di hreflang?
Nilai untuk pengguna yang bahasa atau negaranya tidak cocok dengan versi mana pun. x-default biasanya mengarah ke pemilih bahasa atau versi utama. Opsional, tetapi disarankan Google.
Kode bahasa Indonesia “id” atau “in”?
“id”. Kode “in” sudah lama ditarik dari standar ISO 639, meski masih muncul di beberapa sistem lama. Di hreflang gunakan id untuk bahasa Indonesia atau id-ID untuk bahasa Indonesia yang ditujukan ke Indonesia.
Bisakah hanya menyebut negara, seperti hreflang="SG"?
Tidak. Bahasa wajib ada, dan negara ditambahkan setelah tanda hubung. Untuk versi bahasa Inggris yang ditujukan ke Singapura, gunakan en-SG.
hreflang dipasang di HTML atau sitemap?
Google memperlakukan semua metode setara. Tag di head cocok untuk situs kecil, sitemap untuk situs besar yang tidak ingin membebani setiap halaman, dan header HTTP untuk PDF serta file non-HTML. Pilih satu metode dan hindari ketidakcocokan.
Apakah canonical tetap diperlukan bersama hreflang?
Ya, tetapi setiap versi bahasa harus canonical ke dirinya sendiri. Canonical dari terjemahan ke versi utama memberi tahu mesin pencari bahwa terjemahan itu duplikat dan membuatnya tidak ditampilkan.
Apakah hreflang cukup untuk Bing?
Tidak sepenuhnya. Bing secara historis menyarankan atribut HTML lang atau meta tag content-language dan memberi bobot lebih kecil pada hreflang dibanding Google. Pasang lang dan hreflang untuk menjangkau kedua mesin pencari.
Lainnya di SEO
- Pratinjau snippet
Seperti apa judul dan deskripsi di Google, dan apakah akan terpotong?
- Generator Open Graph
Tag Open Graph apa yang dibutuhkan halaman, dan seperti apa pratinjau link-nya?
- Pemeriksa keterbacaan
Seberapa sulit teks ini dibaca, dan kalimat mana yang terlalu panjang?
- Generator dan penguji robots.txt
Aturan robots.txt mana yang memblokir atau mengizinkan URL ini untuk crawler tertentu?
- UTM builder
Bagaimana membuat link UTM yang konsisten untuk setiap kampanye dan kanal?
- Generator QR code UTM
Booth, brosur, atau poster mana yang mendatangkan pengunjung — dan bagaimana menandai kode QR untuk masing-masing?